Sukseskan Gerakan Subuh masal

Shalat subuh tepat waktu dengan cara berjamaah adalah ujian bagi orang mukmin, inilah ujian yang sesungguhnya. Ujian yang sulit, namun bukan satu hal yang mustahil. Nilai tertinggi dalam ujian ini, bagi seorang laki-laki adalah Shalat subuh secara rutin dengan berjama’ah di Mesjid. Sedangkan bagi perempuan, Shalat subuh dengan tepat waktu di rumahnya. Manusia di anggap gagal dalam ujian penting ini, manakala mereka Shalat tidak tepat pada waktunya , sesuai dengan yang telah di tetapkan Allah SWT.


Di balik pelaksanaan dua raka’at di ambang Fajar, tersimpan rahasia yang menakjubkan. Banyak permasalahn yang, bila di runut, bersumber dari pelaksanaan shalat subuh yang disepelekan. Itulah sebabnya, para sahabat Nabi berusaha sekuat tenaga agar tidak kehilangan waktu emas itu. Pernah suatu ketika mereka terlambat Shalat Subuh dalam penaklukan benteng Tastar. “Tragedi “ ini membuat Sahabat semisal Anas bin Maalik selalu menangis bila mengenangnya.

Yang menarik, subuh ternyata juga menjadi waktu peralihan dari era jahiliyah menuju era tauhiid. Kaum ‘Ad, Tsamud, dan kaum pendurhaka lainya, di libas petaka pada waktu subuh yang menandai berakhirnya dominasi jahiliah dan munculnya cahaya tauhid.
Musibah besar yang terjadi belakangan inipun terjadi ketika peralihan waktu, Tsunami di aceh jam 07 pagi, gempa di jogja jam 5.50 pagi, gempa dahsyat yang terjadi di iran tepat waktu subuh. Semua kejadian tadi bukan tanpa perhitungan dari kehendak Allah pasti ada banyak pelajaran yang bisa kita ambil.

Seorang penguasa Yahudi pernah berkata, “kami baru takut terhadap Ummat Islam jika mereka telah melaksanakan shalat Subuh seperti melaksanakan shalat Jum’at”

Dikutip dari buku, “MISTERI SHALAT SUBUH Karya Dr. Raghib As Sirjani


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar